Minggu, 30 Oktober 2016

Sinar UV Bisa Menyebabkan Kanker. Benarkah?


Sinar matahari dianggap sebagai sumber kekuatan karena semua makhluk hidup di bumi butuh sinar matahari untuk tetap bertahan hidup. Bayangkan bila tidak ada matahari, bumi akan gelap gulita, bumi akan sedingin antartika dan tidak ada lagi sumber energi makhluk hidup. Dengan kata lain, tidak ada matahari artinya tidak ada lagi kehidupan. Namun, apakah semua sinar matahari yang terpancar ke bumi bermanfaat bagi kulit kita? Berikut penjelasannya.



Dikutip dari tabloidnova.com, menurut Kurniawati Kusnadi, Senior Manager Marketing Home and Personal Care Chemicals dari BASF, sinar UVA masuk menembus bumi hingga 98 persen, sisanya adalah 2 persen untuk sinar UVB. Berdasarkan alasan tersebut, ia pun menyarankan agar menghindari aktivitas antara pukul 10 pagi hingga 3 sore. Sebab, diantara waktu tersebut, sinar UVA dan UVB sedang berada di titik puncaknya dan dapat merusak kulit hingga menyebabkan kanker. (baca : Apa Itu UVA dan UVB?)

Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker berbahaya yang dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada biasanya bisa menjadi pertanda gejala kanker kulit. 

Proses Sinar UVA dan UVB Dapat Menyebabkan Kanker Kulit

Sinar UV atau sinar Ultraviolet masih menduduki peringkat nomer 1 sebagai penyebab kanker kulit. Sinar UVA dan UVB merupakan sinar yang dapat menembus lapisan ozon bahkan dapat menembus melewati kaca. Sinar tersebut mampu menghancurkan DNA pada sel-sel kulit, serta memcu terjadinya mutasi gen yang membuat sel-sel tersebut berubah menjadi sel kanker kulit.

Sinar UVA dapat merusak sel-sel kulit yang disebut keratinocytes pada lapisan terluar kulit, yaitu epidermis, di mana banyaknya kanker kulit terjadi. Sinar matahari pada pukul 10 pagi sampai 3 sore merupakan saat-saat paling beresiko menyebabkan kanker kulit. Sementara sinar UVB memicu terjadi kemerahan pada kulit, merusak lapisan epidermis lebih dalam dan menmbuat warna kulit menjadi kecokelatan.


Gejala Awal Kanker Kulit

1. Muncul Bercak Pada Kulit
Mungkin tanpa disadari, ketika sedang mengamati permukaan kulit, ternyata ada bercak seperti lingkar hitam atau coklat dan seiring berjalannya waktu bercak tersebut semakin melebar. Jika mengalami hal tersebut, terutama jika sering terkena sinar matahari secara langsung, segeralah memeriksakan ke dokter untuk mewaspadai munculnya sel kanker kulit.
2. Muncul Benjolan Pada Kulit
Munculnya benjolan pada tubuh merupakan ciri hampir semua penyakit tumor dan kanker. Sehingga, tidak ada salahnya untuk mewaspadai apabila menemukan benjolan pada tubuh. Untuk memastikan arti dari benjolan yang muncul, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.
3. Rasa Gatal Disertai Nyeri di Permukaan Kulit
Rasa gatal disertai nyeri merupakan salah satu tanda bahwa sel kanker mulai menyerang sel kulit yang sehat. Rasa gatal dan nyeri tersebut dapat Anda kenali melalui bentuk luka yang muncul. Permukaan kulit terasa kasar, dan luka lecet pada area gatal terlihat tidak umum. Seperti berlubang dan cenderung mengeluarkan darah terus menerus.
4. Adanya Perubahan Warna Kulit Pada Area Tertentu
Kanker kulit ada berbagai macam jenis. Namun yang paling sering terjadi adalah kanker kulit melanoma. Adanya perubahan warna kulit disebabkan oleh sel kanker yang menyerang pigmen pada kulit. Selain itu, paparan sinar UV secara langsung juga dapat mempengaruhi perubahan warna pada kulit, sehingga jika menjumpai ciri perubahan warna kulit menyerupai bercak pada area tertentu, terasa gatal, dan nyeri, serta berwarna coklat kemerahan, sebaiknya pemeriksakan ke dokter.
5.Permukaan Kulit Seperti Bersisik
Selain muncul bercak, permukaan kulit tempat area sel kanker berkembang akan cenderung kering dan bersisik. Hal ini dikarenakan banyak sel kulit yang rusak sehingga tidak dapat melakukan regenerasi.
6. Tahi Lalat yang Bertambah Ukuran
Hampir setiap orang memiliki tahi lalat di tubuh mereka. Meskipun seringkali tahi lalat dianggap sebagai tumor jinak, namun harus tetap mewaspadai jika tahi lalat tersebut mengalami pertambahan ukuran seiring berjalannya waktu. Bisa saja tahi lalat tersebut merupakan gejala awal kanker kulit.
7. Bibir Terasa Kering
Bibir merupakan area paling sensitif. Selain itu, bibir juga merupakan area yang paling memungkinkan terkena paparan sinar UV secara langsung. Gejala kanker kulit dapat berupa bibir yang terasa kering dalam jangka waktu yang cukup lama. Bibir kering tidak hanya diakibatkan kurangnya vitamin C saja namun juga sebagai sinyal bahwa tubuh kita sedang mengalami masalah.
Cara Mencegah Kanker Kulit

1. Menggunakan Krim Matahari 
Pada saat ingin keluar rumah atau ruangan sebaiknya gunakanlah krim matahari minimal memiliki kandungan SPF 30 dan gunakan pelindung kepala atau tubuh seperti topi, baju lengan panjang, celana, kacamata hitam dan payung disaat siang hari pada kegiatan diluar ruangan. Hal ini untuk melindungi kulit dari sinar matahari secara langsung. Jadi usahakan untuk tidak bersentuhan langsung dengan sinar matahari yang menyengat.

2. Pola Hidup Sehat
Jalankan pola hidup sehat dengan makanan yang sehat, olahraga yang teratur,selalu bersikap waspada pada setiap tempat yang baru kunjungi dan jaga kebersihan diri.

3. Hindari Tanning 
Hindari tanning atau istilahnya penggelapan kulit. Menghindari tanning adalah cara paling baik untuk terhindar dari penyakit kanker kulit.

4. Cek ke Dokter Secara Rutin
Jika melihat bintik-bintik, perubahan warna pada kulit, merasakan gatal dan berdarah, sangat dianjurkan untuk memeriksakan ke dokter kulit. Sebab menghindari atau pencegahan dini itu akan lebih baik dibanding dengan mengobati.

5. Konsumsi Herbal Pencegah Kanker
Untuk menghindari kanker kulit ini, bisa dengan cara mengkonsumsi obat herbal kanker yang dapat mencegah kanker kulit.

Demikian penjelasan tentang bahaya sinar UV, gejala awal kanker kulit, dan cara menghindari kanker kulit. Jaga dan sayangilah tubuh Anda, sebab menjaga lebih baik dari pada mengobati.
Terimakasih telah membaca artikel ini!😊

12 komentar:

  1. ih sumpah? sumpah baru tau

    thanks yaaaaa infonya ☺☺☺☺

    BalasHapus
  2. Wahhhhh artikelnya bagus banget sangat bermanfaat👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  3. Wah baru tauu, terima kasih infonyaa😊

    BalasHapus
  4. Nambah wawasan baru mengenai UVA dan UVB
    makasih mbaa infonyaa
    Bermanfaat ....

    BalasHapus
  5. Nambah wawasan baru mengenai UVA dan UVB
    makasih mbaa infonyaa
    Bermanfaat ....

    BalasHapus
  6. Keren artikelnya, bermanfaat banget buat mencegah terjadinya kanker kulit sedini mungkin. Thanks a lot��

    BalasHapus
  7. Ya ampun ngeri juga yaaa.... Artikelnya sangat bermanfaat, makasih yah infonyaaaa

    BalasHapus
  8. Wah nambah pengetahuan baru ni. Terimakasih mba artikelnya. Sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  9. Terima kasih mba infonya. Tp lbh bagus lg kalo didukung dgn referensi dan penelitian

    BalasHapus
  10. Artikelnya bermanfaat sekali, apalagi bagi yang sering beraktivitas di luar ruangan. Terima kasih...

    BalasHapus